Sebuah Blog Gov Memberikan Segala Tips dan Informasi

Dapatkan tips dan informasi yang jarang terungkap disini, jangan sampai ketinggalan ya...

Persiapan Menjelang Pernikahan Dalam Islam

Persiapan Menjelang Pernikahan Dalam Islam - Sebelum hari H pernikahan memang persiapan yang harus diperhatikan kudu mateng, kalo gak bakal berabe semuanya dari segi dekorasi sampai masalah kecil sekalipun. Tetapi dalam islam bagaimana menyikapinya? dan persiapan apa yang harus dan mesti dipersiapkan benar-benar?

Ini Dia Persiapan Menjelang Pernikahan Dalam Islam

f:id:bloggov:20161026105420j:plain

#Persiapan Spiritual
Islam sudah jadikan pernikahan sebagai satu gerbang untuk mempertemukan seseorang muslim serta seseorang muslimah serta menyatukannya dalam satu ikatan yang halal serta diridhoi. Sebagai muslimah, pastinya kita menginginkan seorang yang nantinya jadi imam kita yaitu seorang yang baik serta shalih. Pada intinya, Allah sudah membuat semua suatu hal serta memasangkannya dengan suatu hal yang sama pantasnya, seperti dalam dalil disebutkan :

Wanita-wanita yang keji yaitu untuk lelaki yang keji, serta lelaki yang keji yaitu buat wanita-wanita yang keji (juga), serta wanita-wanita yang baik yaitu untuk lelaki yang baik serta lelaki yang baik yaitu untuk wanita-wanita yang baik…. ” (QS An-Nuur : 26).

Bila kita menginginkan mempunyai suami yang baik serta shalih, pastinya kita juga mesti berusaha merubah diri untuk jadi baik serta shalihah.

#Persiapan Rencanasional
Menikah bermakna melaksanakan ibadah, menikah bermakna kita bakal wujudkan beribadah yang lebih berkwalitas serta tambah baik dihadapan Allah. Menikah mengharuskan kita untuk dapat membuat generasi baru yang patuh beragama. Banyaklah membaca buku serta pelajari beberapa hal agama yang belum kita kenali. Aplikasikan banyak beribadah sunnah serta teraturlah untuk menjalaninya supaya waktu menikah kelak kita dapat jadi ibu yang baik untuk anak-anak kita nantinya.

#Persiapan Kepribadian
Dengan menikah, bermakna kita tak akan hidup sendirian. Bakal ada seseorang lelaki yang membimbing kita dalam melakukan hidup sesuai sama syariah keislaman. Belajarlah untuk terbuka serta terima ketidaksamaan dari kepribadian yang dibawa oleh suami kita nantinya, serta teruslah untuk coba mengenalnya lebih jauh. Kepribadian diri yang baik pastinya bakal ikhlas terima beberapa hal baru dalam kehidupan yang dalam soal ini disebutkan sebagai penerimaan diri yang baik untuk kepribadian suami kita nantinya yang pastinya tak terus-terusan mempunyai banyak kesamaan.

#Persiapan Tata Cara Nikah Sesuai Syariah

Sesungguhnya tata langkah pernikahan dalam Islam sangat simpel dibanding tata langkah pernikahan adata atau agama lain. Lantaran Islam begitu inginkan keringanan untuk pelakunya. Karenanya mengerti tata langkah pernikahan yg islami jadi satu diantara keperluan pokok untuk calon pasangan muslim. Dengan melakukan dengan cara Islami, jadi sebisa-bisanya untuk menghindari diri dari bebrapa rutinitas tata langkah pernikahan yang berbau syirik menyekutukan Allah). Lantaran cuma pada Allah SWT sajalah kita memohon kelancaran, keringanan, keselamatan serta kelanggengan pernikahan kelak. Untuk banyak hal yang perlu kita kenali mengenai tata cara nikah yaitu permasalahan sebagai berikut :

a. Dewasa (baligh) & Sadar

b. Wali, “Tidak ada nikah terkecuali dengan wali” (HR. Tirmidzi J. II Bukhari Muslim dalam Kitabu Nikah),

c. Mahar, “Berikanlah mahar pada wanita-wanita (yang anda nikahi) sebagai pemberian yang penuh kerelaan” (QS : 4 : 4)

- Makin enteng mahar makin baik. Seperti satu hadis yang diriwayatkan Abu Dawud dari Uqbah bin Amir : “Sebaik-baiknya mahar yaitu paling enteng (nilainya). ”

- Apabila tidak mempunyai materi, bisa berbentuk layanan. Seumpama layanan mengajarkan sebagian ayat al-Qur’an atau bebrapa pengetahuan agama yang lain. Dalam satu hadis Rasulullah berkata pada seseorang pemuda yang dinikahkannya : “Telah saya nikahkan engkau dengannya (wanita) dengan mahar apa yang engkau punyai dari Al-Quran” (HR. Bukhari serta Muslim)

d. Ada dua orang saksi

e. Sistem Ijab Qobul, Sistem Ijab Qabul yaitu sistem perpindahan perwalian dari Bapak/Wali wanita pada suaminya. Serta untuk nantinya makan yang bertanggungjawab pada diri wanita itu yaitu suaminya. Kriteria di atas yaitu ketetapan yang perlu dipenuhi dalam prasyarat sahnya prosesi satu pernikahan. Diluar itu disarankan untuk mengadakan walimatul ‘ursy, di mana pasangan mempelai baiknya dikenalkan pada keluarga serta sekitar lingkungan kalau mereka sudah resmi jadi pasangan suami isteri, sebagai antisipasi terjadinya fitnah.

#Persiapan Fisik
Menikah bermakna kita cetak generasi baru yang bakal melanjutkan perjuangan umat. Sebelumnya menikah, sebaiknya kita memeriksakan terlebih dulu kesiapan fisik kita dalam menggerakkan manfaat nanti sebagai istri yang dapat membuat generasi baru berbarengan suami kita. Persoalan reproduksi pastinya jadi hal yang butuh di perhatikan dalam menyiapkan kesiapan fisik sebelumnya menikah untuk seseorang muslimah. Disarankan untuk kita untuk lakukan penyembuhan bila ada persoalan dari hal itu.

#Persiapan Material
Waktu menggerakkan pernikahan, muslimah dituntut untuk dapat mengikutsertakan diri dalam hal pengurusan material. Keharusan mencari nafkah yaitu hal yang diharuskan untuk suami, serta sebagai seseorang istri, muslimah mesti dapat melibatkan diri jadi pengelola keuangan dari nafkah yang dibuat suaminya. Di satu saat, muslimah dapat juga menolong suaminya untuk mencari nafkah bila memanglah dibutuhkan. Banyak-banyaklah menggali pengetahuan mengenai wiraswasta serta lakukan diri sedini mungkin saja agar bisa berhemat serta cerdas memprioritaskan beberapa hal sebagai prioritas hidup dalam membelanjakan duit.

#Persiapan Sosial
Sesudah menikah, jadi terjadi sistem pembauran status sosial dari dua keluarga. Menikahkan seseorang muslim serta muslimah bermakna juga menjadikan satu dua keluarga yang tidak sama dalam satu ikatan resmi dalam gerbang pernikahan. Sesudah menikah, status sosial kita juga bakal beralih jadi istri dari seorang, bukanlah lagi jadi muslimah yang lajang. Sebagai seseorang istri yang patuh pada suami, kita mesti membiasakan diri untuk melibatkan diri pada bebrapa kesibukan baru yang melibatkan suami kita serta keluarganya juga keluarga kita.

Jangan lupa catering pernikahan juga jangan lupa untuk dipersiapkan jika memungkinkan, yang murah saja tidak mengapa :)